Sacred Space User Settings Menu

<!--// 20 s/d 26 Agustus //-->

Aku tidak dapat mengalami Allah secara langsung. Pikiran-ku tidak dapat memenuhi dengan luasnya Allah. Namun dalam banyak cara aku mengalami akibat daripada-Nya dalam hidup-ku, misalnya di saat aku bersama dengan yang lain, saat bahagia dikala jatuh cinta, atau bersama teman-teman sejati, dalam sebuah situasi yang membawa aku diluar keberadaan-ku. Atau saat aku merasakan sentuhan Allah disaat aku merasa hampa, tidak berarti, gagal, tidak berhasilnya menjadi orang yang aku mau. Atau saat aku merasa belum mantap dan merindukan keheningan dan damai. Dalam segala situasi ini, aku merasakan kekurangan-ku dan digerakkan oleh sebuah kekuatan diluar kemampuan-ku. Santo Agustinus mengatakan-nya dengan jelas: kau telah menciptkan kami untuk diri-Mu, ya Tuhan, dan hati kami akan resah sampai kami beristirahat dalam diri-Mu.

Más sobre Espacio Sagrado